Buku ini merupakan buku ketiga dari trilogi buku yang mendiskusikan core pemikiran Musa Asy'arie yang kelima yaitu tentang Paradigma Filsafat Ekonomi Islam Musa Asy'arie: Pemberdayaan Ekonomi yang Membebaskan. Paradigma filsafat ekonomi Islam Musa Asy'arie yang dibahas dalam buku ini mencakup lima bagian yaitu filsafat ekonomi Islam, etos kerja, etika bisnis, spiritualitas bisnis, dan filsarat kewirausahaan yang saling terkait antara satu dengan yang lain. Dengan memahami diskursus Paradigma Filsafat Ekonomi Islam Musa Asy'arie secara utuh, kita akan menyadari bahwa Musa Asy'arie sebenamya bukan hanya seorang cendekiawan muslim yang kritis-konstruktif, tapi juga seorang ekonom muslim yang kritis-progresif. Kita bisa melihat Musa Asy'arie bukan hanya seorang filsuf yang begitu piawai dalam menganalisis wacana-wacana pemikiran yang sophisticated, tapi juga seorang ekonom yang sangat fasih menguraikan berbagai persoalan ekonomi sekaligus dengan solusi-solusi aplikatifnya. Secara akademik, kita bisa menyebut Musa Asy'arie sebagai seorang cendekiawan-cum-ekonom atau seorang ekonom-cum-cendekiawan. Secara global, Musa Asy'arie mampu berdiri di atas dua kaki profesi: satu kaki sebagai cendekiawan dan satu kaki sebagai ekonom. Satu kaki sebagai ilmuwan, satu kaki sebagai ekonom. Satu kaki sebagai intelektual. satu kaki sebagai ekonom. Yang menakjubkan, Musa Asy'arie mampu menulis di kedua bidang tersebut secara seimbang. Tulisan-tulisannya sebagai seorang cendekiawan sebagus tulisan-tulisannya sebagai scorang ekonom. Tulisan-tulisannya sebagai seorang ilmuwan se-bernas tulisan-tulisannya sebagai ekonom. Tulisan-tulisannya sebagai seorang filsuf se-kritis tulisan-tulisannya sebagai seorang ekonom. Di sini, kita menemukan lagi salah satu keunikan cendekiawan kita ini yang tidak dimiliki oleh ccndekiawan lainnya. la mampu menari secara kritis-konstrukti dan ekonomis-progresif dengan begitu lincahnya di dua ranah wacana tersebut secara harmonis. Nalar kritisnya seirama dcngan kefasihan artikulasi ekonomisnya. Buku Ketiga ini, menarasikan Paradigma Filsafat Ekonomi Islam Musa Asy'arie yang bukan hanya inspiring dan enlightening, tapi juga transforming our life.